Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2022

Chapter 8 – Di Kedalam Gua…..kutukan Semakin Kuat

  Chapter 8 – Di Kedalam Gua…..Kutukan Semakin Kuat   Penerjemah : Utsugi Aku bergegas memasuki bagian dalam gua bersama para serigala. Kami memasuki area seluas 5 meter akan tetapi kabut hitam kian menebal. Apakah kutukan semakin kuat semakin masuk ke bagian yang lebih dalam? Mungkin karena kutukan ada di bagian terdalam gua. Bisakah aku memurnikannya? Kami bergerak maju bersamaan dengan aku memurnikan kabut hitam sejauh mataku memandang. ……tetapi setelah beberapa waktu, kabut hitam akan kembali lagi. Ketika aku mencari tahu dari mana sumbernya, aku menemukan behwa kabut hitam merembes keluar dari celah dinding. Aku memiliki perasaan tidak enak tentang hal ini. Ketika kabut hitam semakin menebal, para serigala menjadi semakin sulit bernafas. Tubuh mereka gemetar. Jika aku tidak melakukan sesuatu, hal buruk mungkin akan terjadi pada mereka. Tetapi apa yang harus aku lakukan? Bahkan jika aku memurnikan kabut hitam, kabut hitam akan keluar lagi ...

Chapter 7 – Hewan-hewan………….Semuanya menuju ke bagian terdalam.

  Chapter 7 – Hewan-hewan………….Semuanya menuju ke bagian terdalam.   Penerjemah : Utsugi   Ketika kabut hitam yang menyelimuti gunungan mayat mulai memudar, gunugan mayat para serigala berubah menjadi butiran cahaya dan menghilang. Mengigat bahwa ada begitu banyaknya mayat serigala, cahaya muncul dari segala penjuru dan kemudian menghilang. Aku tidak bisa mengatakan apapun karena mereka sudah menjadi mayat, tetapi aku pikir kalau ini sangat indah dalam artian lain. Setelah melihat cahaya terakir menghilang, aku mengamati serigala yang masih hidup. Mereka terlihat sama seperti serigala yang telah membahawaku kesini tetapi keempat serigala lainnya berukuran lebih kecil. Terutama yang satu ini, apakah dia……anjing? atau salah satu dari mereka. Wajahnya terlihat menakutkan akan tetapi sangat mirip dengan anjing. Sepertinya memang anjing. Dia tidak semenakutkan serigala pertama yang aku temui. Serigala pertama yang aku temui cukup bijaksana. Pada awalnya ...

Chapter 6 : Di dalam Gua……….Kabut Hitam Kematian

  Chapter 6 : Di dalam Gua……….Kabut Hitam Kematian.   Penerjemah : Utsugi Pemurnian gagal. Tidak, sebenarya tidak benar-benar gagal, tetapi tidak dapat menjangkau keseluruhan wilayah. Tidak akan banyak membantu jika aku hanya memurnikan di wiyah sekitaran pintu masuk gua. Karena, begitu aku masuk kedalam gua aku langsung disambut lagi oleh kabut hitam. Entah bagaimana aku berhasil memurnikan sekitaran pintu masuk. Aku berhasil memurnikan sekitar 2 meter daerah sekelilingku. Ah, seberapa luas gua ini? Terdengar samar suara erangan. Tempat ini sepertinya sarang dari sekumpulan serigala. Apakah aku datang kesini dengan sukarela untuk dijadikan santapan mereka….? ……..jika memang seperti itu, betapa bodohnya aku. Mungkin karena efek dari pemurnian, kabut hitam di dalam gua kian menipis. Berkat itu, aku dapat melihat apa yang ada didalam gua. Seekor serigala, mirip serigala yang membawaku kemari, mewaspadaiku dari kejauhan. Sebuah bayangan bergerak, d...