Langsung ke konten utama

Chapter 2 –Hutan…….Hanya ada pepohonan sejauh mata memandang!

 

Chapter 2 –Hutan…….Hanya ada pepohonan sejauh mata memandang!

 

Translator : Utsugi

 


……….Aku terbangun.

Tubuhku terasa berat dan tak bertenaga.

A-apa yang terjadi……..di depanku….dimana aku?

Aku bangun dan berjalan disekitar………Oohhh pohon, pohon, dan masih banyak lagi.

Terlebih, banyak diantara mereka adalah pepohonan raksasa yang seharusnya berusia ratusan tahun.

Pohon muda, pohon besar, pohon muda, pohon besar diantara pohon besar.

…..Pertama-tama, mari kita rileks sejenak.

Sejauh mata memandang hanya ada pepohonan.

Aku berkeliling untuk mencari tahu. Tidak salah lagi ini memang hutan.

Dan tubuhku terasa letih dan berat.

Dan ketika aku memandangi sekelilingku, hutan ini entah kenapa terlihat seperti tertutup bayangan.

Terasa menyesakkan, bisakah aku terus seperti ini?

Kabut hitam ini membuatku semakin tidak nyaman.

Untuk saat ini, aku yakin bahwa aku berada dihutan, tetapi ini ada dimana?

Ayo ingat kembali apa yang telah terjadi.

Permisi, aku yakin aku telah mendengar suara tiga orang asing……yahh, tidak diragukan lagi aku mendengarnya.

Dan menurut perkataan mereka, sepertinya aku ikut terjebak dalam ritual pemanggilan pahlawan?

Ritual pemanggilan pahlawan….seperti yang sering terjadi di dalam komik yang adik perempuanku baca.

Meskipun aku tidak ingin mendengarnya, dia masuk kekamarku dan membicarakannya sampai dia puas, bahkan sampai-sampai aku mengingat semua ceritanya.

Tentu saja, dipanggil ke dunia lain memang seperti seorang pahlawan…….

AHHHHHHH!, aku berada didunia lain…

Permisi…….bisakah aku pulang kerumah.

……………………………

“SIALAN!”

Aku frustasi.

Karena itu, aku berteriak sekencan mungkin untuk melampiaskan emosiku.

Aku mendorong amarahku melewati paru-paru sekuat tenaga…….

Sedikit melegakan.

Adik perempuanku berkata “Tidak baik untuk memendam emosimu” jadi aku sering berteriak didalam kamarku sebelum ujian.

Metode yang dia rekomendasikan adalah cara terampuh untuk mengurangi stress.

Ok, kembali ke dunia nyata.

Aku mungkin berada dinuia yang berbeda……….

Dunia lain…komik yang adik perempuanku sering baca……aku seharusnya tahu apa yang harus aku lakukan selanjutnya.

Akan tetapi, apa itu?

Plot cerita di dunia lain biasanya adalah…pemanggilan, apalagi……..sihir.

Benar, sihir!

Ah, Monster!

Ya tuhan! Aku seharusnya tidak berteriak.

Aku melihat sekeliling untuk mencaritahu.

Yeah, tidak ada papun.

Aku memeriksa dengan cermat kali ini karena disini sedikit menakutkan.

Syukurlah benar-benar tidak ada papun disini.

            “Haaaaa…..aku benar-benar merasa tidak nyaman”

Aku merasa seperti ada sesuatu yang mengikat tubuhku sejak aku terbangun.

Terlebih lagi, ini terasa aneh…..seperti sesuatu memasuki tubuhku secara perlahan.

Tidak, perasaan ini.

..Aku merasa kabut hitam semakin menebal.

Untuk saat ini.didunia mana aku sekarang berada?

Aku ingin bertanya untuk meminta bantuan……tetapi disini hanya ada pepohonan sejauh mata memandang.

Aku tidak dapat melihat hal lain.

Kurasa kamu tidak ingin berada di kedalaman hutan seperti ini.

Meskipun begitu, perasaanku semakin tidak enak dari waktu ke waktu.

Aku tidak pernah merasakan perasaan tidak nyaman seperti ini sebelumnya.

…..Tidak, perasaan letih dan tidak nyaman ini terasa sedikit familiar. Aku merasakan perasaan seperti ini ketika menonton acara paranormal kemarin AH!............Hantu?

Berarti kabut hitam ini adalah kutukan dari arwah gentayangan.

……….Apahak ini berarti bahwa kutukan dapat dilihat didunia ini?

            “Hahahaha, tidak mungkin….kan? itu tidak mungkin kan?”

Untuk saat ini, ayo bersihkan arwah gentayangan ini dari tubuhku………tetapi bagaimana caranya?

Aku mencoba menggunkaan kekuatan fisik tetapi aku malu untuk mengakuinya bahwa itu sama sekali tidak berhasil.

Gimana ya, menurut novel yang ak u baca……… ‘purification magic’?

Aku mencoba merapalkan “Enyah! ‘Purification’!” dengan suara rendah.

………Haaaa…..apa yang aku lakukan…….Aku harus tenang.

Apahak itu arwah gentayangan atau akunya yang tolol…….

Aku bahkan tidak tahu apakah sihir memang ada di dunia ini.

Apa……Apa apaan ini?

Aku merasa tubuhku menjadi enteng.

Hahahaha, tidak mungkin.

Aku mencoba lagi kea rah kabut hitam di depanku.

            “Purification!”

……..Lhoh kok.

Itu di murnikan……….lalu, jadi ini benar-benar arwah gentayangan? Atau roh jahat?

Hahahaha, dunia dimana aku dapat merapalkan sihir…

‘Escapism’ memang bermanfaat dari waktu ke waktu.

            “Grrrrrr!”

…….Kembali ke dunianyata, ada sesuatu berada tepat dibelakangku.

 

Escapism: sulit untuk diungkapkan dengan kata” (Arti kata escapism dalam Kamus Bahasa Inggris – Indonesia adalah kb. keadaan memasuki alam khayal/hiburan utk melupakan atau menghindari kenyataan-kenyataan yg tdk mengembirakan.) atau bisa juga diartikan berkhayal.

 

 

 

SEBELUM I INDEX I SESUDAH

Komentar

Postingan populer dari blog ini

The Unwanted Undead Adventurers Light Novel Bahasa Indonesia Index

The Unwanted Undead Adventurers Light Novel Concept & Desighn Character The Unwanted Undead Adventurer 1 Chapters : Prologue (プロローグ Purorōgu?) 01. A Grasp of the Situation and Existential Evolution (現状把握と存在進化 Genjō Haaku to Sonzai Shinka?) 02. Rina the Adventurer (冒険者リナ Bōken-sha Rina?) 03. A Certain Undead's Town Infiltration (不死者、街に侵入 Fushi-sha, Machi ni shinnyū?) 04. The Labyrinth of the Reflected Moon and Troublesome Restrictions (《水月の迷宮》と足手まとい 《Suigetsu no Meikyū》 to Ashidematoi?) 05. Proof of Inhumanity (人外の証明 Jingai no Shōmei?) Side Story: The Day When Rentt Snapped ~ Adventurer Lorraine's Sixth Year~ (レントが切れた日~ロレーヌ冒険者六年目の日~ Rento ga Kireta Hi ~ Rorēnu Bōkensha Rokunenme no Hi ~?) The Unwanted Undead Adventurer 2 Chapters :  01. The Labyrinth of the New Moon (《新月の迷宮》 《Shingetsu no Meikyū》?) 02. Contact by Magic (魔術契約 Majutsu Keiyaku?) 03. A New Weapon and Newfound Strength (新たな武器と力 Aratana Buki to Chikara?) 04. Dragon Blood Blossom...

Chapter 1 : Pahlawan?........Bukkan, bukan aku!

  Summoned to Another World... Purification Is basic! Chapter 1 : Pahlawan?........Bukkan, bukan aku!   Translator : utsugi.   Sepertinya sesuatu hal diluar nalar telah terjadi. Semua yang kulihat berwarna putih. Aku tidak pernah mengira bahwa apa yang sedang terjadi adalah kenyataan. Ah, tunggu sebentar, ijinkan aku menginagat apa yang sedang terjadi. Oh iya! Aku tertabrak truk. Aku ingat melihat cahaya menyilaukan disaat-saat terakhirku. Dan… ada empat orang selain diriku. Rupanya, kami tertabrak secara bersamaan dan sekarang tengah mengambang karena suatu alasan. Eh? Mengambang… Apa yang sedang terjadi? Mengapa? Lhoh kok? Mereka berempat mulai bersinar……. Apa yang sedang terjadi? Kenapa aku…. Tidak bersinar? Kenapa?             [Bagaimana ini? Apa yang harus aku lakukan?] ……Aku dapat mendengar suara menggerutu dari suatu tempat. Aku bertanya-tanya darimana suara itu bera...

Chapter 7 – Hewan-hewan………….Semuanya menuju ke bagian terdalam.

  Chapter 7 – Hewan-hewan………….Semuanya menuju ke bagian terdalam.   Penerjemah : Utsugi   Ketika kabut hitam yang menyelimuti gunungan mayat mulai memudar, gunugan mayat para serigala berubah menjadi butiran cahaya dan menghilang. Mengigat bahwa ada begitu banyaknya mayat serigala, cahaya muncul dari segala penjuru dan kemudian menghilang. Aku tidak bisa mengatakan apapun karena mereka sudah menjadi mayat, tetapi aku pikir kalau ini sangat indah dalam artian lain. Setelah melihat cahaya terakir menghilang, aku mengamati serigala yang masih hidup. Mereka terlihat sama seperti serigala yang telah membahawaku kesini tetapi keempat serigala lainnya berukuran lebih kecil. Terutama yang satu ini, apakah dia……anjing? atau salah satu dari mereka. Wajahnya terlihat menakutkan akan tetapi sangat mirip dengan anjing. Sepertinya memang anjing. Dia tidak semenakutkan serigala pertama yang aku temui. Serigala pertama yang aku temui cukup bijaksana. Pada awalnya ...