Langsung ke konten utama

Chapter 10 – Batu Kutukan?.........Sedikit Berbeda

 

Chapter 10 – Batu Kutukan?.........Sedikit Berbeda

 

 Diterjemahkan : Utsugi

 


Semua Serigala melolong secara bersamaan.

Tepat setelah itu, Batu yang memancarkan aura kutukan tepat berada didepanku.

            “Uwa!!!”

Tanpa sadar aku berlindung menggunakan kedua dengan tanganku…

Aku tidak punya banyak waktu untuk menganalisa dengan tenang tentang apa yang sedang terjadi.

Menabrak.

Setelah terdengar suara benturan, rasa sakit…..lhoh? aku sama sekali tidak merasakannya.

Ketika aku memeriksa apa yang sedang terjadi, batu terkutuk itu tertempel di dinding gua yang ada di sebelah kami.

Terlebih lagi, bentuk batu terkutuk itu telah berubah.

Batu itu mengecil.

Ketika batu terkutuk itu melepaskan diri dari dinding gua, entah kenapa batu itu bergerak di sepanjang dinding gua.

Sepertinya batu itu menjaga jarak denganku.

Aku tidak ingat pernah menyinggung batu itu.

Jadi, apa yang sedang terjadi?

Batu itu berbenturan dengan kami…apakah itu berniat menyerang?

Ah, penghalangnya.

Penghalang yang aku ciptakan berhasil melindungiku.

Meskipun, hasilnya agak sedikit berbeda dari apa yang aku pikirkan.

Kenapa batu itu malah kembali masuk kedalam dinding?

Tempat ini lebih besar dibanding ruangan tempat para serigala tinggal.

Kami tiba disini melalui jalan yang terhubung dengan salah satu sudut ruagan ini.

Tempat ini berbentuk persegi panjang dengan batu terkutuk yang berada di sudut diagonal yang berlawanan dengan kami.

Sepertinya batu itu mencoba untuk melarikan diri, meskipun aku juga tidak terlalu yakin.

Aku penasaran, apakah ada sesuatu didalam diriku yang membuatnya takut.

Apakah batu ini bahkan memiliki kesadaran.

Aku mengalihkan pandanganku pada para serigala.

Mereka menatapku dengan mata bulat mereka yang begitu indah.

Mereka beristirahat.

Keteganganku juga sedikit berkurang berkat mereka.

Jika aku mencoba mendekat, batu terkutuk itu akan menyerangku lagi.

Mari kita coba untuk menerima serangannya.

Serangannya di hentikan oleh penghalang kemudian penghalang bersinar dan menyerang balik.

……..Menyerang balik?

Cahaya yang menusuk batu terkutuk berbentuk seperti tombak kemudian menghilang.

Apakah itu hanya berlaku untuk sesaat.

Penghalang menyerang balik, apa-apaan itu?

Aku tidak pernah menyangka kalau penghalang bisa semenakutkan ini.

Batu terkutuk itu tertanam lagi di dinding gua.

Awalnya, batu itu berukuran sangat besar seakan dapat mencapai langit-langit gua yang tingginya sekitaran 25 meter……sekarang, batu itu menjadi jauh lebih kecil.

Batu itu menjadi dua kali lebih kecil dari ukuran semula, kira-kira 7-8 meter.

Yah, maaf deh tetapi kamu duluan yang menyerangku sih.

Lebih tepatnya batu itu menyerang penghalang yang aku buat.

Ketika aku memandangi para serigala, mereka memiringakn kepala mereka.

Sepertinya mereka juga tidak mengetahui apa yang sedang terjadi.

Tidak ada gunanya untuk terlalu memikirkannya, jadi biarkan saja.

Sekarang masalahnya ada pada batu kutukan.

Aku tidak bisa menyerangnya, jadi aku hanya bisa mencoba mendekatinya.

Batu itu tidak berniat untuk meninggalkan sudut ruangan.

Apakah hanya firasatku?

Aku merasakan kesan yang sama seperti ketika bertemu dengan para serigala saat pertama kali kita bertemu, tetapi batu ini adalah benda mati.

Mungkinkah batu itu hidup?

Kalau seperti itu, kenapa batu ini bisa terkena kutukan?

Aku mencoba memurnikannya.

Kutukan pada batu mulai bersinar untuk beberap saat tetapi segera kembali menjadi batu hitam.

Sepertinya kekuatan pemurnian yang aku berikan terlalu lemah.

 

 

SEBELUM I INDEX I SESUDAH

Komentar

Postingan populer dari blog ini

The Unwanted Undead Adventurers Light Novel Bahasa Indonesia Index

The Unwanted Undead Adventurers Light Novel Concept & Desighn Character The Unwanted Undead Adventurer 1 Chapters : Prologue (プロローグ Purorōgu?) 01. A Grasp of the Situation and Existential Evolution (現状把握と存在進化 Genjō Haaku to Sonzai Shinka?) 02. Rina the Adventurer (冒険者リナ Bōken-sha Rina?) 03. A Certain Undead's Town Infiltration (不死者、街に侵入 Fushi-sha, Machi ni shinnyū?) 04. The Labyrinth of the Reflected Moon and Troublesome Restrictions (《水月の迷宮》と足手まとい 《Suigetsu no Meikyū》 to Ashidematoi?) 05. Proof of Inhumanity (人外の証明 Jingai no Shōmei?) Side Story: The Day When Rentt Snapped ~ Adventurer Lorraine's Sixth Year~ (レントが切れた日~ロレーヌ冒険者六年目の日~ Rento ga Kireta Hi ~ Rorēnu Bōkensha Rokunenme no Hi ~?) The Unwanted Undead Adventurer 2 Chapters :  01. The Labyrinth of the New Moon (《新月の迷宮》 《Shingetsu no Meikyū》?) 02. Contact by Magic (魔術契約 Majutsu Keiyaku?) 03. A New Weapon and Newfound Strength (新たな武器と力 Aratana Buki to Chikara?) 04. Dragon Blood Blossom...

Chapter 1 : Pahlawan?........Bukkan, bukan aku!

  Summoned to Another World... Purification Is basic! Chapter 1 : Pahlawan?........Bukkan, bukan aku!   Translator : utsugi.   Sepertinya sesuatu hal diluar nalar telah terjadi. Semua yang kulihat berwarna putih. Aku tidak pernah mengira bahwa apa yang sedang terjadi adalah kenyataan. Ah, tunggu sebentar, ijinkan aku menginagat apa yang sedang terjadi. Oh iya! Aku tertabrak truk. Aku ingat melihat cahaya menyilaukan disaat-saat terakhirku. Dan… ada empat orang selain diriku. Rupanya, kami tertabrak secara bersamaan dan sekarang tengah mengambang karena suatu alasan. Eh? Mengambang… Apa yang sedang terjadi? Mengapa? Lhoh kok? Mereka berempat mulai bersinar……. Apa yang sedang terjadi? Kenapa aku…. Tidak bersinar? Kenapa?             [Bagaimana ini? Apa yang harus aku lakukan?] ……Aku dapat mendengar suara menggerutu dari suatu tempat. Aku bertanya-tanya darimana suara itu bera...

Chapter 7 – Hewan-hewan………….Semuanya menuju ke bagian terdalam.

  Chapter 7 – Hewan-hewan………….Semuanya menuju ke bagian terdalam.   Penerjemah : Utsugi   Ketika kabut hitam yang menyelimuti gunungan mayat mulai memudar, gunugan mayat para serigala berubah menjadi butiran cahaya dan menghilang. Mengigat bahwa ada begitu banyaknya mayat serigala, cahaya muncul dari segala penjuru dan kemudian menghilang. Aku tidak bisa mengatakan apapun karena mereka sudah menjadi mayat, tetapi aku pikir kalau ini sangat indah dalam artian lain. Setelah melihat cahaya terakir menghilang, aku mengamati serigala yang masih hidup. Mereka terlihat sama seperti serigala yang telah membahawaku kesini tetapi keempat serigala lainnya berukuran lebih kecil. Terutama yang satu ini, apakah dia……anjing? atau salah satu dari mereka. Wajahnya terlihat menakutkan akan tetapi sangat mirip dengan anjing. Sepertinya memang anjing. Dia tidak semenakutkan serigala pertama yang aku temui. Serigala pertama yang aku temui cukup bijaksana. Pada awalnya ...